Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Stablecoin? Dan Apa Manfaatnya? Berikut Adalah Penjelasannya!

Bila kalian sudah mengetahui mata uang crypto, sudah dapat dipastikan kalian paham jika ada ribuan jenis mata uang crypto yang kini diperjual belikan di jaringan digital. Salah satu jenis mata uang crypto yang banyak diperjual belikan yaitu stablecoin. 

Dikutip dari Investopedia, stablecoin merupakan salah satu jenis mata uang crypto yang diciptukan sebagai penawaran nilai yang stabil dan didukung oleh aset cadangan. Bisa dibilang, stablecoin diciptakan sebagai jembatan dua jenis aset, yaitu mata uang crypto yang menawarkan keamanan, privasi, dan langkah-langkah pembayaran yang secara langsung lebih cepat, dan nilai yang lebih stabil misalnya seperti uang flat.

Coinbase mengartikan stablecoin untuk mata uang crypto yang menghubungkan aset crypto dengan uang flat karena nilainya yang dipatokkan ke aset cadangan misalnya seperti dolar AS ataupun emas. Hal ini bisa mengurangi jumlah volatilitas jika dibandingkan dengana jenis aset crypto lainnya contohnya seperti Bitcoin.


Salah satu contoh stablecoin yang cukup terkenal yaitu USD Coin atau USDC. Coinmarketcap menulis, USD Coin atau USDC saat ini ada di kisaran nilai 1 dolar AS per kepingnya atau sekitar Rp 14.200 per kepingnya. Dalam waktu 24 jam, pembayaran USD Coin sudah sampai 4,09 miliar dolar AS. USD Coin kini ada didalam urutan ke 9 dalam daftar aset crypto dengan jumlah market paling besar dengan jumlah nilai marketnya sampai 34,43 miliar dolar AS.

Investopedia menuliskan, walaupun Bitcoin merupakan mata uang crypto yang paling terkenal, kenyataannya tida membuat aset crypto pertama di dunia itu telah bebas dari gejolak nilai. Contohnya seperti, di awal tahun, nilai Bitcoin di tahun lalu dinilai sekitar 5.000 dolar AS per kepingnya, di awal pandemi Covid-19 pada bulan Maret 2020 yang lalu sebelum akhirnya menguat sampai 65.000 dolar AS per kepingnya pada bulan april 2021. 

Setelah melonjak signifikan, nilai Bitcoin kembali menurun lebih dari 50% hanya dalam waktu 3 bulan yang menjadi sekitar 30.000 dolar AS per kepingnya. Saat ini, Bitcoin diperjual belikan di nilai sekitar 58.430 dolar AS per kepingnya. 

Manfaat Stablecoin

Untuk kalian yang tertarik untuk mencoba melakukan investasi di aset crypto, kalian dapat mempertimbangkan stablecoin karena nilainya yang lebih stabil atau tidak tergoyah tidak seperti mata uang crypto yang lainnya. Maka dari itu, berikut adalah beberapa manfaat dari stablecoin yang bisa kalian pertimbangkan sebelum mulai melakukan investasi dalam aset crypto :

1. Meminimalisir volatilitas

Harga dari jenis mata uang crypto yang seperti Bitcoin dan Ethereum fluktuatis sekali, sampai pergerakannya dihitung per menitnya. Akan tetapi, aset yang nilainya dipatok pada mata uang yang cenderung stabil dapat memberikan kepastian yang baik untuk penjual dan pembeli karena nilai token yang pergerakkannya lebih terkendali dan dapat diproyeksi dalam waktu yang dekat.

2. Untuk menyimpan atau menjualkan aset

Kalian tidak membutuhkan rekening bank untuk menaungi stablecoin. Selain itu, jenis aset crypto ini juga dapat lebih mudah untuk mengirim uang. Harga stablecoin dapat dikirimlan secara sederhana ke seluruh dunia, termasuk dengan yang dimana dolar AS tidak mudah untuk didapatkan, atau jenis mata uang lokal yang lebih fluktuatif.

3. Mendapatkan imbal hasil

Salah satu langkah yang sederhana untuk memperoleh imbal hasil yaitu dengan melaksanakan investasi di stablecoin. Imbal hasil stablecoin lebih melonjak dibandingkan dengan bunga bank. 

Posting Komentar untuk "Apa itu Stablecoin? Dan Apa Manfaatnya? Berikut Adalah Penjelasannya!"